/ @ricecookerstory

Samyang vs Paldo Bulnak, Siapa Yang Lebih "Sangar"?

Lo suka mie instan? Sama.

Err. agak krik momen pas ngetik ini.

Jadi, beberapa jam lalu gue makan mie instan dari negeri pencetak boy dan girl band terbanyak. Yup. Korea Selatan! Akhirnya gue memutuskan untuk mereview mie yang pernah gue makan dari Korea Selatan ini.

Samyang

![](/content/images/2017/04/226631_f97d0e76-3d5e-11e4-b050-3c904908a8c2.jpg)Yak. Waktu itu, Samyang adalah mie yang lagi *booming* di Indonesia. Apalagi di Jakarta, ya kan? Di olshop sendiri, pada awal mie ini muncul harganya dibanderol sekitar 20k, tapi sekarang bisa lo dapetin di supermarket dan minimarket terdekat dengan harga sekitar 15.900-18.800IDR tergantung lo belanja di mana sih๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… tapi, gimana sih rasanya?

Sesuai dengan yang dicetak dikemasan, Samyang mengklaim bahwa ramen gorengnya adalah perisa ayam pedas, bener gak ya?

Begitu dibuka, gue sedikit bahagia karena mienya gede. Lebih gede daripada lo masak Indomie. Tapi waktu masaknya lebih lama sikit ketimbang Indomie, bisa aja sih masaknya gak sesuai anjuran. Kan ga semua suka makan mie yang lembek toh? Dan bumbunya juga beda dari mie instan yang ada di Indonesia, kenapa? Bumbunya pasta,bukan serbuk๐Ÿ˜๐Ÿ˜ selain bumbu pasta, dikasih nori dan wijen.

Rasanya, pedes. Seriusan pedes.

Baru suapan ke 3 itu dah pedes, tapi gue merasa jadi makan mie pedes biasa. Nggak ada rasa ayam sama sekali. Mungkin karena lidah dah mati rasa kali ya jadi gitu?

Selanjutnya adalah..

Paldo Bulnak

![](/content/images/2017/04/2017_0126_12140400.jpg)mie pedes yang ada gambar octopus ini baru gue beli setelah beberapa bulan liat di display Indomaret. Harganya cuma beda seribu sama Samyang. Hanya 14.900IDR. Dari segi bentuk, si doi sama gedenya sama Samyang. Padet menuhin bungkusnya, bumbunya sama-sama berbentuk pasta which is, peluang tercampur ratanya lebih gede ketimbang mie instan kita yang masih pake serbuk, bubuk, apalah itu kalian sebut. Selain bumbu pasta, dikasih sayuran kering untuk direbus sama mie-nya.

Waktu masak juga kurang lebih sama dengan Samyang, tapi gue lebih suka mie yang masih ada krunch-krunch gemes gitu..

Rasanya sama gak ama Samyang?

I must say, meski rasanya kurang pedes ketimbang Samyang. Tapi lebih berasa flavornya, ada pedes, ada asin, ada manis dan sedikit taste barbeque gitu.

"dan gue tidak merekomendasikan untuk makan mie ini bersama nasi karena bisa-bisa kehilangan selera, kecuali lo emang kelaperan"

Jadi, kesimpulannya adalah..

Gue lebih menyukai mie Paldo Bulnak ketimbang Samyang karena rasanya yang flavorfull meski level pedesnya kurang sedikit dari Samyang.

Bagaimana dengan kalian?

Comment dibawah ya!

jangan lupa, comment. share dan subscribe blognya ya!